Cari Guru Yang Takut Sama Allah
Ilmu yang diambil dari pengajian hari ini:
- Azan itu sunnah, sementara pengajian itu wajib, jadi bisa dilanjutkan ngajarnya ketika azan. Bukan berarti nggak menghormati azan. Sama kayak sholat, bisa diundur kalo lagi ngajar atau belajar. Valid kalo yang lagi dipelajari itu bermanfaat. Kalo lagi ngelakuin yang ga bermanfaat mah ngapain.
- Hidup sesukamu, tapi ingat kau akan mati. Dapatkan apa yang kamu sukai, tapi ketahui kau akan berpisah. Carilah yang ga akan berpisah, yaitu amal khair (amal baik).
- Tubuh yang dipake maksiat tidak akan masuk surga sebelum dibakar di neraka jahannam.
- Nyari guru kudu yg takut sama Allah. Itu tanda guru yang harus kita ikutin. Guru (ustad) yang demen dunia itu keliatan bedanya—diundang pejabat-pejabat, ikut-ikut pejabat (nurut), sama gila harta dunia. Ngajarnya gak ikhlas dan materialistis. Berlomba-lomba punya murid atau majelis besar besaran. Gak peduli sama muridnya, misalnya kalau murid yang ga bayar sakit, ga dijengukin.
- Ketika murid ngasih hadiah ke guru, sebesar apapun yang murid kasih ke guru, lebih besar lagi hadiah yang guru kasih ke murid. Ini baru muridnya dapatkan ketika ia di akhirat, ketika ditimbang amalnya.