Teknik Hedging dalam Bahasa Sehari-hari
Kalau dalam sehari-hari, hedging digunakan untuk memperhalus bahasa sehingga terdengar lebih sopan dan less assertive dengan menggunakan kata-kata seperti kayaknya, menurut saya, setau saya, kurang, agak, lumayan, sekitar, sih.
Contoh (Bahasa Indonesia)
| Jangan ❌ | Lakukan ✅ |
|---|---|
| Gw ga suka makanan ini | Makanan ini kurang cocok di lidah gw |
| Parfum ini baunya gak enak | Menurut gw, parfum ini baunya kurang enak |
| Soal matematika ini gampang | Soal matematika ini lumayan gampang sih |
| Game ini gampang dimainin | Game ini lumayan gampang dimainin sih |
| Acaranya besok jam 8 pagi | Setau gw, acaranya besok kurang lebih jam 8 pagi |
Hedging technique in writing (academic)
Hedging is a technique to protect us from negative consequences when expressing uncertainty or caution. Avoiding bold statement (being dogmatic) to show modesty and professionalism. We use this technique because we acknowledge limitations and different perspective.
Dogmatic = characterized by or given to the expression of opinions very strongly or positively as if they were facts