HIV/AIDS
AIDS (Acquired Immune Deficiency Problem) adalah kondisi tubuh dimana sistem imun tubuh sudah rusak parah, membuat orang jadi gampang terkena penyakit serius kayak kanker, pneumonia (lung infection).
HIV (Human Immunodeficiency Viruses) adalah virus yang menyerang sistem imun tubuh. Virus ini bergerak bebas melalui jejaring manusia. HIV adalah retrovirus, yang menyimpan informasi genetiknya di RNA (bukan DNA).
HIV bukan hanya virus yang menyakiti biologis manusia, tapi juga mental dan tekanan sosial yang disebabkan oleh stigma masyarakat. Hidup dengan menyimpan rahasia berkepanjangan akan menyebabkan stres yang dapat menurunkan kekebalan tubuh, exacerbates the disease.
History
Scientists ngetrace jejak HIV, sampe akhirnya ketemu ‘Patient Zero’ yang hidup di Cameroon, Afrika, setelah memburu simpanse yang terinfeksi SIV (Simian Immunodeficiency Virus), sebuah virus seperti HIV yang menginfeksi monyet, kera, dan sejenisnya.
How HIV transmitted
HIV ini ditransmisikan melalui hubungan seksual. Ada HIV di dalam cairan seksual seperti sperma, pra-ejakulasi, cairan vaginal, dan rectal fluid (cairan yang keluar dari anus). Virus ini bisa masuk melalui abrasi.
Target dari virus HIV ini adalah sel CD4 (tipe dari sel darah putih), yang mengatur sistem imun. Virus ini menempel kepada sel tersebut sehingga membuatnya tak berdaya.
Awal-awal symptom HIV ini (2-4 minggu) mungkin ga terlalu kerasa, kayak flu, demam, panas, pusing. Ini adalah tahap awal tubuh kita mengidentifikasi penyakit lalu berusaha menendangnya keluar.
Selanjutnya, dalam waktu beberapa tahun pengidap HIV mungkin bisa terasa hidup sehat, padahal sebenarnya ada perang di dalam tubuh kita. Tubuh kita membuat sel CD4 baru setiap harinya hanya untuk dibunuh oleh HIV. Jumlah CD4 normalnya itu ada di range 500-1600, tapi kalo udah kebanyakan diserang HIV sampe mendekati 200, lama kelamaan tubuh kita ga kuat menghadapi infeksi sesimpel apapun itu.
Stadium akhir adalah kondisi AIDS. Tubuh sudah tidak kuat bertahan dari serangan virus dan infeksi. Ini adalah situasi ketika jumlah CD4 sudah menurun di bawah 200.
Penanganan
Di zaman modern ini sudah ada Antiretroviral Therapy (ART). Orang yang terkena HIV tidak akan terkena AIDS dan hidup sehat. Pengukuran jumlah virus di dalam aliran darah kita itu menggunakan ukuran “viral load”.
Can people with HIV have kids?
Bisa. Jika pihak laki2 yang punya HIV, anaknya ga akan kena HIV karena HIV adanya di cairan, bukan di DNA yang ada di dalam sperma. Kalau si bapak ini konsumsi ART rutin dan viral loadnya gak kedetect, dia gak akan nularin virusnya ke si ibu.
Tapi jika pihak perempuan yang punya HIV, 15-45% kemungkinan anaknya bakal punya virus. Tapi dengan minum obat rutin, resikonya jadi di bawah 1%. Kalo viral load si ibu tinggi, mending cesar aja buat menurunkan resiko anaknya terkena darah ibunya yang ada virusnya.
Harga
Test viral load dan CD4 itu gratis dengan BPJS. Obat ARV (Antiretroviral) itu gratis.