Kenapa Harga Rumah Semakin Mahal?
- Scarcity. Tanah adalah wadah yang terbatas dan luasnya konstan, tidak dapat bertambah.
- Urbanisasi dan pertumbuhan populasi. Orang-orang banyak yang pindah ke kota untuk hidup dan kerja sehingga meningkatkan demand meanwhile supplynya tetap.
- Krisis ekonomi global pada tahun 2008 membuat harga rumah melonjak naik karena rumah tidak lagi dilihat sebagai tempat tinggal, melainkan sebagai aset yang nilainya terus bertambah.
- Walaupun dengan ruang yang terbatas, rumah dilihat sebagai instrumen investasi. Inilah yang membuat harga rumah terdorong ke atas.
- Price-to-income ratio yang semakin tinggi. Gap antara gaji dan harga rumah semakin melebar.
- Kenaikan gaji tidak setara dengan kenaikan harga rumah.
Solusinya adalah kapitalis-kapitalis penimbun tanah dan rumah tolong ubah cara pandang kalian terhadap tanah. Kembalikan definisi rumah menjadi tempat tinggal instead of instrumen investasi.