Mengapa Kita Takut Menyampaikan Masalah ke Atasan/Pemimpin?

Ada Power Distance Index (PDI) untuk mengukur seberapa jauh jarak antara atasan dan bawahan. Tentang bagaimana bawahan menerima “power” yang dimiliki oleh pemimpin. Semakin tinggi skornya, semakin otoriter kepemimpinannya dan semakin jauh jarak antara pemimpin dan bawahannya untuk berdiskusi mencari solusi. Semakin rendah skornya, semakin egaliter, menekankan persamaan derajat dan kesetaraan dan kesempatan. Semakin rendah semakin bagus.

Indonesia memiliki skor 78. US memiliki skor 40. Denmark memiliki skor 18.

Skor PDI Indonesia cukup tinggi, makanya senioritas sangatlah mengakar. Pemimpin atau atasan dianggap selalu benar. Atasan tidak boleh dikritik. Pemimpin boleh saja merasa semua berjalan baik-baik saja, tapi dibalik itu mungkin saja ada masalah yang menumpuk yang takut disampaikan oleh anak buahnya.

Di Indonesia juga ada budaya sungkan. Nggak mau membuat orang lain merasa nggak enak. Dari sini, lahirlah budaya ABS (Asal Bapak Senang).